Pengertian Nafkah dan Sebab-Sebab Di Wajibkannya Memberi Nafkah

Pembahasn kali ini masi berhubungan dengan pernikahan akan tetapi ini lebih menarik yaitu tentang nafkah.Nafkah adalah semua kebutuhan dan keperluan yang berlaku menurut keadaan dan tempat,seperti makanan, pakaian, rumah dan sebagainya.Banyak nafkah yang di wajibkan adalah sekedar cukup keperluan dan kebutuhan serta mengingat keadaan dan kemampuan orang yang berkewajiban menurut kebiasaan masing-masing tempat.Keterangan atau alasannya adalah sebuah hadis berkaitan dengan keadaan istri Abu Sufyan, seperti yang akan di jelaskan kemudian, dengan mengingat firman Allah Swt.

لِيُنْفِقْ ذُوْسَعَةٍ مِنْ سَعَتِهِ

Artinya”Hendaklah orang yang mampu memberikan nafkah menurut kemampuannya” (At Talaq: 7).

Pengertian dan Kewajiban Memberi Nfkah
Memberi Nafkah

Sebab-Sebab Yang Mewajibkan Nafkah.


1.Sebab Keturunan Bapak.
Bapak atau ibu (Kalu tidak ada) wajib memberikan nafkah kepada anaknya; begitu juga kepada cucu, kalu dia tidak mempunyai bapak.

Istri Abu Sufyan telah mengadukan masalahnya kepada Rasulullah Saw.Dia berkata, “Abu Sufyan seorang yang kikir, dia tidak memberi saya dan anak saya nafkah selain yang saya ambil dengan tidak diketahuinya.Apakah yang demikian itu memudaratkan saya?” Jawab beliau:

خُذِىْ مِنْ مَالِهِ بِالْمَعْرُفِ مَايَكْفِيْكِ وَمَايَكْفِى بَنِيْكِ


Artinya:”Ambil olehmu oleh hartanya dengan baik,sekedar untuk mencukupi keperluanmu dan anakmu.”(Sepakat ahli hadis).

Syarat wajibnya nafkah atas kedua ibu bapak kepada anak ialah apabila si anak masih kecil dan miskin, atau sudah besar tetapi tidak kuat berusaha dan miskin pula. Begitu pula sebaliknya, anak wajib memberikan nafkah kepada kedua ibu bapaknya apabila keduanya tidak kuat lagi berusaha dan tidak mempunyai harta.

Firman Allah Swt:

وَصَاحِبْهُمَافِى الدُّنْيَامَعْرُفًا


Artinya"Dan pergauilah keduanya (ibu-bapak) di dunia dengan baik”(Luqman: 15)
Cara bergaul yang baik itu amat banyak, ringkasnya adalah menjaga keduanya jangan sampai sakit hati atau kesusahan, dan menolong keduanya dalam menjaga keperluannya.

2.Sebab Pernikahan.
Suami diwajibkan memberi nafkah kepada istrinya yang taat, baik makan, pakaina, tempat tinggal perkakas rumah tangga, dan lain-lain menurut keadaann di tempat masing-masing dan menurut kemampuan suami. Banyak nafkah adalah menurut kebutuhan dan kebiasaan yang berlaku di tempat masing-masing, disesuaikan dengan tingkatan dan keadaan suami. Walaupun sebagaian ulama mengatakan bahwa nafkah istri itu ditetapkan dengan kadar yang tertentu, tetapi yang mu’tamad tidak ditentukan, hanya sekedar cukup serta di sesuaikan dengan keadaan suami. Keterangan yaitu hadis yang telah di sebutkan tadi dan firman Allah Swt:

وَلَهُنَّ مِثْلُ الَّذِى عَلَيْهِنَّ بِالْمَعْرُفِ

Artinya"Dan para wanita mempunyai hak (Nafkah) yang seimbang dengan kewajibannya menurut cara yang makruf ”(Al Baqarah: 228)

Mungkin itu sedikit tentang nafkah dan sebab-sebab yang mewajibkan seseorang memberi nafkah  yang harus kalian ketahui, semoga bisa bermanfaat atas ketikan artikel saya di atas .Terima kasih sudah mau berkunjung di blog yang sederhana ini.Jangan lupa share artikel ini dan tinggalkan jejak pada kolom komentar di bawah ini apa artikel saya ini bermanfaat atau tidak.